Konsep Teknologi Konvergensi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCjLdwVF_uCqE64QvCUdTig6D7N9HyqWemQwaSYDMoRU6W29ZvtvDEYbiImhuaUOMrf2YwJdxfoGvHcamKnGXSsaecLtwEJI-kHNmXmb54563muxN7aDOdyTUJUf5MvhV_Z5iTt0zMNueS/s1600/konvergensi.jpg 
 

Broadband

Definisi Broadband

Jalur lebar atau pita lebar (bahasa Inggris: broadband) merupakan sebuah istilah dalam internet yang merupakan koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Ada dua jenis jalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512 kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabel telepon standar.

Akses internet jalur lebar menjadi pasar yang tumbuh dengan cepat dalam banyak bidang di awal 2000-an; satu penelitian menemukan bahwa penggunaan internet jalurlebar di Amerika Serikat tumbuh dari 6% pada Juni 2000 ke nyaris 30% pada 2003.

Beberapa implementasi modern dari jalur lebar telah mencapai 20 Mbit/detik, beberapa ratus kali lebih cepat dari yang ada pada awal internet dan biayanya juga lebih murah; meskipun begitu biaya dan performa bervariasi di berbagai negara.

Negara dengan penetrasi penggunaan jalurlebar tertinggi di dunia adalah Korea Selatan, di mana 23,17% (data Desember 2003) penduduknya memanfaatkan koneksi jenis ini.

Sekilas Tentang Broadband

Jalur lebar sering dipanggil internet kecepatan-tinggi, karena biasanya memiliki kecepatan aliran data yang tinggi. Umumnya, hubungan ke pelanggan dengan kecepatan 256 kbit/d (0,256Mbit/d) atau lebih dianggap sebagai internet jalur lebar. International Telecommunication Union Sektor Standarisasi (ITU-T) rekomendasi I.113 mendefinisikan jalur lebar sebagai kapasitas pengiriman yang lebih cepat dari kecepatan utama ISDN pada 1,5 sampai 2 Mbit/d. Definisi FCC dari broadband sekitar 200 kbit/d dalam satu arah, dan jalur lebar canggih paling tidak 200 kbit/d dalam dua arah. OECD mendefinisikan jalur lebar sebagai 256 kbit/d dalam paling tidak satu arah dan kecepatan ini yang paling diterima di seluruh dunia.

Dalam praktik, jalur yang diiklankan tidak selalu tersedia bagi pelanggan; ISP seringkali memiliki jumlah pelanggan yang lebih banyak dari hubungan yang bisa ditangani, dengan anggapan bahwa seluruh pelanggan tidak menggunakan internet dengan kapasitas penuh dalam waktu yang sama. Strategi ini dapat diterima, namun dengan berkembangnya sistem peer to peer file sharing, seringkali membuat masalah bagi ISP yang memiliki pelanggan lebih dari kapasitas peralatan mereka.

Karena lebar jalur yang diberikan kepada pelanggan terus meningkat, pasar dapat mengharapkan bahwa pelayanan video on demand dapat disalurkan melalui internet akan menjadi semakin populer, meskipun begitu saat ini pelayanan tersebut masih membutuhkan jaringan yang khusus. Kecepatan data dalam kebanyakan jasa jalur lebar masih tidak mencukupi untuk menyediakan video berkualitas bagus, karena MPEG-2 masih membutuhkan 6 Mbit/d untuk hasil yang bagus. Format MPEG-4 menghantarkan video kualitas-tinggi pada 2 Mbit/d, di penghujung akhir kemampuan modem kabel dan ADSL sekarang ini. Format Ogg Tarkin diharapkan dapat menghantarkan performa yang setanding.


VPN


Definisi VPN

VPN merupakan singkatan dari Virtual Private Network, yaitu sebuah koneksi private melalui jaringan publik (dalam hal ini internet). Disini ada 2 kata yang dapat kita garis bawahi yaitu :
- virtual network, yang berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual. Tidak ada koneksi jaringan secara riil antara 2 titik yang akan berhubungan.
- private, jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik.

Dengan VPN ini kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel (terowongan). Tunneling adalah suatu cara membuat jalur privat dengan menggunakan infrastruktur pihak ketiga. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi.

Cara Kerja VPN

Cara kerja VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut :

VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, Server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router.
Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.
Selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atau LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya. 

Fungsi VPN

Teknologi VPN menyediakan tiga fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama tersebut adalah sebagai berikut :

1. Confidentiality (Kerahasiaan)
Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang lewat melaluinya. Dengan adanya teknologi enkripsi ini, maka kerahasiaan Anda menjadi lebih terjaga. Biarpun ada pihak yang dapat menyadap data Anda yang lalu-lalang, namun belum tentu mereka bisa membacanya dengan mudah karena memang sudah diacak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah.

2. Data Integrity (Keutuhan Data)
Ketika melewati jaringan Internet, data Anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi terhadap isinya. Baik itu hilang, rusak, bahkan dimanipulasi isinya oleh orang-orang iseng. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga keutuhan data yang Anda kirim agar sampai ke tujuannya tanpa cacat, hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang lain.

3. Origin Authentication (Autentikasi Sumber)
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi source datanya. Kemudian alamat source data ini akan disetujui jika proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda berasal dari sumber yang semestinya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak-pihak lain.


Pemanfaatan IT & Konvergensi

IT yang juga biasa dikenal sebagai Information Technology atau Teknologi Informasi serta telekomunikasi saat ini telah mengalami perkembangan yang sangat cepat. Salah satu teknologi informasi dan telekomunikasi yang sedang berkembang pesat saat ini adalah internet dan handphone. Handphone yang dulunya hanya berfungsi sebagai alat komunikasi jarak jauh, saat ini sudah mempunyai multi fungsi. Kita sudah dapat membuka email dan melakukan browsing melalui handphone yang kita miliki dan tidak perlu khawatir dengan biaya yang akan kita keluarkan karena tarif untuk mengakses internet yang diberikan oleh provider telekomunikasi sudah terbilang murah.

Pemanfaatan konvergensi media tentu saja untuk memudahkan khalayak dalam mendapatkan informasi, berita, hiburan, membeli barang. Tidak mebutuhkan biaya yang banyak, lebih hemat waktu, praktis, juga bisa membuat pihak media sebagai tantangan untuk mengembangkan media yang sudah ada sebelumnya.


Media Konvergensi

Konvergensi media adalah penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan kedalam satu titik tujuan. Konvergensi media biasanya merujuk pada perkembangan teknologi komunikasi digital yang dimungkinkan dengan adanya konvergensi jaringan.

Dalam perumusan yang lebih sederhana, konvergensi media adalah bergabungnya atau terkombinasinya berbagai jenis media, yang sebelumnya dianggap terpisah dan berbeda (misalnya, komputer, televisi, radio, dan suratkabar), ke dalam sebuah media tunggal.

Gerakan konvergensi media tumbuh berkat adanya kemajuan teknologi akhir-akhir ini, khususnya dari munculnya Internet dan digitisasi informasi. Konvergensi media ini menyatukan ”tiga-C” (computing, communication, dan content).

Jika dijabarkan di level perusahaan, maka konvergensi ini menyatukan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang informasi (komputer), jejaring telekomunikasi, dan penyedia konten (penerbit buku, suratkabar, majalah, stasiun TV, radio, musik, film, dan hiburan).

Contoh Media Konvergensi

Contoh yang mudah kita lihat adalah salah satu produknya, sebagai hasil perkembangan terkini pada teknologi mobile. Handphone yang Anda miliki sekarang bisa melakukan fungsi kalkulator, juga bisa untuk menonton siaran TV, mendengarkan siaran radio, membaca suratkabar online, menerima dan mengirim e-mail, memotret, merekam suara, merekam gambar video, selain tentunya untuk menelepon dan mengirim SMS.

Pengombinasian fungsi-fungsi dari beberapa piranti ke dalam satu mekanisme ini disebut juga konvergensi piranti (device convergence).


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Broadband
http://www.catatanteknisi.com/2011/06/mengenal-prinsip-cara-kerja-vpn.html
http://softkompi.blogspot.com/2012/07/fungsi-cara-kerja-dan-apakah-vpn.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Konvergensi_media
http://satrioarismunandar6.blogspot.com/2010/11/memahami-konvergensi-media-media.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

21 komentar:

Unknown mengatakan...

nice posting gan

Unknown mengatakan...

sangat bermanfaat infonya.. kalo bisa ditambahkan lagi dari segi gambaran teknologi konvergensi itu sendiri ya gan (y)

a mengatakan...

info yang bagus gan

novian mengatakan...

thx infonya

San mengatakan...

Dengan VPN, kita memungkinkan untuk menjaga data dan akun pribadi kita dengan baik, tapi, apakah VPN tidak memiliki celah keamanan? karena sekarang cyber crime sudah meluas, dan banyak kasus peretasan yang cukup serius terjadi.

Anonim mengatakan...

Oh, jadi itu toh konsep teknologi konvergensi. Thanks y gan, wawasan saya jadi sedikit bertambah deh. :)

Unknown mengatakan...

Kapan ya indonesia bisa menikmati kecepatan broadband secepat Korsel?
Ada sih yang cepet, cuma masih pake kuota.

Nice post bro..

Unknown mengatakan...

Terima kasih gan,ini baru postingan keren :)

Unknown mengatakan...

thanks tambahan ilmu (y)

udang mengatakan...

lumayan buat tambah artikel ....izin copas gan... hehehe...

coment by admin : http://www.priohimawan.blogspot.com/

Unknown mengatakan...

keren gus artikelnya ...

Bagus Prayogo mengatakan...

@febri : thanks, dan terimakasih sudah berkunjung kemari :)

@de aveiro : thanks, terimakasih banyak atas sarannya, dan sudah mampir ke blog saya :)

@Deni Reja : ahaha, thanks :)
Makasih gan sudah mampir :)

@Novian : Sama2, gan dan terimakasih sudah berkunjung :)

@San : entahlah, saya sendiri hanya mengerti sedikit itupun berdasarkan teorinya saja.
thanks nih sudah berkunjung :)

@Soul : sama2 gan, makasih ya sudah mampir ke blog saya :)

@dammy store : kurang tahu, lagian internet itu masih tergolong sangat mahal di Indonesia.

@Herman Syah : sama..2, bisa aja agan :D
thanks sudah berkunjung :)

@novianto : sama..2 gan, makasih ya sudah berkunjung.

@Prio : silahkan gan, jangan lupa cantumkan sumbernya, dan makasih sudah berkunjung ke blog saya :D

Unknown mengatakan...

Pembahasan yang menarik gan dan lumayan lah buat nambah ilmu tentang teknologi konvergen. terutama VPN yang bersifat private dimana tidak semua orang dapat mengaksesnya sehingga data dapat terjaga dengan baik. Yang menjadi pertanyaan apakah VPN memiliki kelemahan/kekurangan? Jika ada tambahin ke postingan y agar lebih tau. Terus tambahin juga gambarnya supaya lebih menarik. Thanks gan infonya lanjutkan.......

Bagus Prayogo mengatakan...

@Ahmad Makruf : sama..2, kawan. :D
makasih nih sudah mampir :)

Bagus Prayogo mengatakan...

@Nurfri : Oke , mungkin nanti akan saya revisi atau saya bahas di lain artikel. sejauh ini yang saya tahu vpn memang kemananannya kuat namun tidak ada pertahanan yang 100% aman atau tidak dapat di jebol di dunia ini.
kekurangannya mungkin vpn di indonesia suka disalahgunakan untuk gretongan :D
makasih ya, sudah berkunjung ke blog saya :)

Unknown mengatakan...

ternyata manfaatnya banyak juga ya

Haris mengatakan...

sulit juga memahami konsep ini jika tidak teliti

Unknown mengatakan...

gan, konvergansi itu punya dampak negatif ngga ?? klo punya apa dampak nya sih ?

Unknown mengatakan...

VPN harganya relatif murah ya,apalagi kalo di share :D

Anonim mengatakan...

saya aji, mau tanya dong kak.. konsep ini bisa di terapikan dalam bentuk jarkom gak?

Unknown mengatakan...

mungkin lebih kurangnya sudah dijelaskan dan dibahas pada bahasan sebelumnya, makasih gan untuk postingannya sangat bermanfaat

Posting Komentar