Search Engine Optimization (SEO)

Nama : Bagus Prayogo
Kelas : 4IA24
NPM : 51412349


A. Pengertian SEO
     Optimisasi mesin pencari adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut.

B. Sejarah SEO
     Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di usnet. pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
    Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh web master melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword).
    Sebagian web master melakukan manipulasi dengan cara menuliskan kata kunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat  situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.

C. Keuntungan SEO
     Banyak sekali keuntungan dari melakukan SEO yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, diantaranya yaitu :

  • Mendatangkan Trafik Potensial ke Website Bisnis
  • Meningkatkan Brand Awareness Bisnis Anda
  • Mendapatkan Data Customer Anda dengan Gratis
  • Meningkatkan penjualan
  • Meningkatkan daya saing


D. Manfaat SEO
     Berikut manfaat lainnya bila SEO digabung dengan website atau blog :

  • Website menjadi ramai dengan pengunjung tertarget kata kunci, 
  • Pelanggan terus berdatangan ke website, 
  • Secara tidak langsung meningkatkan pendapatan anda sebagai publisher, 
  • Cache penulusuran di Search Engine menjadi yang paling utama, 
  • Bisnis di dalam website menjadi berkembang, 
  • Penjualan produk akan semakin meningkat, 
  • Adanya timbal balik ke website affiliate produk, 
  • dan lainnya.


E. Langkah Mengoptimalkan SEO

Berikut ini adalah 8 langkah yang wajib dilakukan untuk mengoptimalkan SEO sebuah website:

  1. Meriset kata kunci.
  2. Gunakan domain yang berisi kata kunci
  3. Gunakan platform yang tepat untuk website and
  4. Gunakan permalinks yang baik
  5. Plugins pendukung SEO
  6. Konten berkualitas
  7. Gunakan social media
  8. Membangun Backlinks

F. Macam - macam SEO
     Search Engine Optimization terbagi menjadi dua yaitu :
SEO ONPAGE, yaitu sebuah proses optimasi yang dilakukan dari dalam blog. Seo onpage meliputi:

  • Title tag 
  • URL
  • Meta description
  • Heading meliputi (h1,h2,h3 dan seterusnya....)
  • Imege dan alt tag
  • Link, terbagi menjadi dua yaitu link inbound dan outbound ke halaman yang relevan
  • Link ke halaman Authority


SEO OFFPAGE, yaitu sebuah proses optimasi yang dilakukan dari luar. Seo offpage meliputi :

  • Mencari Backlink, dalam mencari backlink utamakanlah backlink dari blog dofollow dan  pagerank tinggi.
  • Promosikan blog , kita bisa mempromosikan blog lewat sosial media seperti facebook, twitter, dan Google+ atau bisa lewat forum diskusi online dengan menjawab pertanyaan dari para anggota forum sambil meninggalkan link menuju blog kita.

Kesimpulan :
Kesimpulan : Teknik SEO digunakan untuk peningkatan kualitas web / blog. Dengan teknik SEO, secara umum web / blog dapat menempati posisi di halaman utama mesin pencari web seperti google, meningkatnya popularitas web / blog, bisa mendapatkan trafik / pengunjung yang datang ke web / blog melalui search engine.

Referensi :
http://www.rudinazar.com/apa-itu-seo/
http://panduanseoku.blogspot.co.id/2014/03/apa-itu-seo-search-engine-optimization.html#sthash.g4RJmoQe.dpuf
http://www.seogereggi.com/2015/01/pengertian-seo-search-engine-optimization.html
https://www.maxmanroe.com/8-langkah-sederhana-untuk-memaksimalkan-seo-sebuah-website.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

E-Commerce dan E-Business

Nama : Bagus Prayogo
Kelas : 4IA24
NPM : 51412349


E-COMMERCE

A. Pengertian E-Commerce
     Ada beberapa pengertian e-commerce menurut para ahli, sebagai berikut :

  1. E-Commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama. (Robert E. Johnson).
  2. E-Commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan dan pemesanan produk yang semuanya dikerjakan melalui internet. (Gary Coulter & John Buddemeir).
  3. Kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, fax, telepon dan sebagainya. (Donna Perry).

           E-Commerce merupakan perdagangan yang dilakukan secara elektronik yang dapat mencakup sebagai berikut :

  1. Perdagangan via internet. Contoh : Electronic NewsPaper, Virtual School dan lain-lain.
  2. Perdagangan dengan fasilitas web internet. Contoh : Online Shop dan lain-lain.
  3. Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik.


B. Kerangka Dasar E-Commerce
     Aplikasi e-commerce disusun berdasrkan suatu infrastruktur teknologi yaitu kombinasi antar komputer, jaringan komunikasi dan software komunikasi. Infrastruktur tersebut ialah :

  1. Jasa bisnis umum (proses pembelian dan penjualan).
  2. Distribusi pesan dan informasi (pengiriman & pengambilan informasi).
  3. Isi multi media dan publikasi jaringan.
  4. Information superhighway.


C.    Manfaat E-Commerce
    Manfaat menggunakan e-commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah :


  1. Dapat meningkatkan market exposure (pangan pasar).
  2. Menurunkan biaya operasional (Operating Cost).
  3. Melebarkan jangkauan (Global Reach).
  4. Meningkatkan customer loyalty.
  5. Meningkatkan supply management.
  6. Memperpendek waktu produksi.


D.  Jenis-Jenis E-commerce
   Ada beberapa jenis e-commerce yang biasanya dilakukan banyak orang melalui dunia internet yaitu :

  1. E-Commerce Business To Business (B2B). Jenis e-commerce ini dilakukan oleh orang atau pihak yang saling memiliki kepentingan bisnis didalamnya dimana kedua belah pihak biasanya sudah salng mengenal dan saling mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan satu sama lain.
  2. E-Commerce Business To Consumen (B2C). Jenis e-commerce ini dilakukan antara pelaku bisnis dengan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produknya ke konsumen umum secara online.
  3. E-Commerce Consumen To Consumen (C2C). Jenis e-commerce ini dilakukan antara konsumen dengan konsumen, sebagai contoh pelanggan dari seorang produsen akan menjual kembali kepada konsumen lainnya.
  4. E-Commerce Consumen To Business (C2B). Jenis e-commerce ini dilakukan oleh konsumen kepada para produsen yang menjual produk ataupun jasanya, sebagai contoh konsumen akan memberitahukan secara detail produk atau jasa apa yang diinginkan melalui media internet tersebut kepada si produsen. kemudian produsen tersebut yang telah mengetahui permintaannya itu maka ia akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen lain.

E. Keuntungan Menggunakan E-Commerce
1. Bagi pengelola bisnis :
- Perusahaan dapat menjangkau pelanggan diseluruh dunia.
- Efisiensi, tanpa kesalahan dan tepat waktu.
2. Bagi konsumen :
- Harga lebih murah.
- Belanja cukup pada satu tempat.
3. Bagi manajemen :
- Peningkatan pendapatan & loyalitas pelanggan.


F. Ancaman E-commerce (Threats)
    Threats merupakan kemungkinan - kemungkinan meunculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-asset yang berharga. Berikut adalah beberapa bentuk ancaman yang mungkin dapat terjadi pada e-commerce :

  1. System Penetration
  2. Authorization Violation
  3. Planting
  4. Communications Monitoring
  5. Communications Tampering
  6. Denial of service
  7. Repudiation


E-BUSINESS

A. Pengertian E-Business
    E-Business merupakan kegiatan yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik, seperti komputer dan internet. E-business  memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel

E-business dapat dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok :

  1. Customer Relationship Management (CRM). Strategi bisnis dari layanan dan software yang didesain untuk meningkatkan keuntungan, pendapatan dan kepuasan si pelanggan.
  2. Enterprise Resource Planning (ERP). Strategi bisnis dari sistem informasi perusahaan yang digunakan untuk melakukan koordinasi sumber daya serta informasi yang akan digunakan untuk proses berbisnis.
  3. Enterprise Application Programs (EAI). Strategi bisnis konsep integrasi dari proses bisnis yang memungkinkan antar perusahaan saling bertukar data.
  4. Supply Chain Management (SCM). Strategi manajemen rantai suplai yang secara otomatis terkomputerisasi.
Dalam kegiatan e-business ini terdapat lima kemungkinan bentuk hubungan bisnis yang berdasarkan transaksinya yaitu sebagai berikut :

  1. Business to Business (Perdagangan antar pelaku usaha bisnis).
  2. Business to Consumen (Perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen).
  3. Consumen to Consumen (Perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain).
  4. Consumen to Business (Perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan).
  5. Intrabusiness e-business (Perdagangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukan barang,jasa dan informasi).

B. Tahapan E-Business
     Ada empat tahapan pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, dimana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke dalam e-business diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Mendayagunakan komputer.
  2. Mendayagunakan jaringan dan internet.
  3. Membangun dan mendayagunakan web.
  4. E – commerce.

C. Dampak Positif E-Commerce & E-Business
  1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
  2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
  3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).
  4. Melebarkan jangkauan (global reach).
  5. Meningkatkan customer loyality.
  6. Meningkatkan supplier management.
  7. Memperpendek waktu produksi.
  8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).

D. Dampak Negatif E-Commerce & E-Business
  1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan.
  2. Pencurian informasi rahasia yang berharga.
  3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan.
  4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak.
  5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen.
  6. Kerugian yang tidak terduga.

Kesimpulan :

E-BUSINESS merupakan cakupan luas dari E-COMMERCE. Karena E-COMMERCE lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis melalui internet sehingga dapat dikatakan sebagai sub bagian dari E-BUSINESS. E-COMMERCE hanya mempunyai tujuan untuk menambah revenue dari perusahaan sedangkan E-BUSINESS berkaitan lebih menyeluruh terhadap proses bisnis termasuk mata rantai pendapatan, pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet bahkan kombinasi di antaranya.

Referensi :
http://www.patartambunan.com/pengertian-e-commerce-manfaat-serta-keuntungan-e-commerce/
http://ecommercelaku.blogspot.co.id/2010/07/dampak-positif-negatif-e-commerce.html
https://unindrax1eione.wordpress.com/e-commerce/definisicontoh-dan-dampak-e-commerce/
https://id.wikipedia.org/wiki/E-Business
http://octianaeni.blogspot.co.id/2013/10/definisi-e-business-dan-perbedaannya.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS