Nama : Bagus Prayogo
Kelas : 4IA24
NPM : 51412349
A. Pengertian E-Commerce
Ada beberapa pengertian e-commerce menurut para ahli, sebagai berikut :
- E-Commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama. (Robert E. Johnson).
- E-Commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan dan pemesanan produk yang semuanya dikerjakan melalui internet. (Gary Coulter & John Buddemeir).
- Kemampuan untuk melakukan bisnis secara elektronik melalui komputer, fax, telepon dan sebagainya. (Donna Perry).
E-Commerce merupakan perdagangan yang dilakukan secara elektronik yang dapat mencakup sebagai berikut :
- Perdagangan via internet. Contoh : Electronic NewsPaper, Virtual School dan lain-lain.
- Perdagangan dengan fasilitas web internet. Contoh : Online Shop dan lain-lain.
- Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik.
B. Kerangka Dasar E-Commerce
Aplikasi e-commerce disusun berdasrkan suatu infrastruktur teknologi yaitu kombinasi antar komputer, jaringan komunikasi dan software komunikasi. Infrastruktur tersebut ialah :
- Jasa bisnis umum (proses pembelian dan penjualan).
- Distribusi pesan dan informasi (pengiriman & pengambilan informasi).
- Isi multi media dan publikasi jaringan.
- Information superhighway.
C. Manfaat E-Commerce
Manfaat menggunakan e-commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah :
- Dapat meningkatkan market exposure (pangan pasar).
- Menurunkan biaya operasional (Operating Cost).
- Melebarkan jangkauan (Global Reach).
- Meningkatkan customer loyalty.
- Meningkatkan supply management.
- Memperpendek waktu produksi.
D. Jenis-Jenis E-commerce
Ada beberapa jenis e-commerce yang biasanya dilakukan banyak orang melalui dunia internet yaitu :
- E-Commerce Business To Business (B2B). Jenis e-commerce ini dilakukan oleh orang atau pihak yang saling memiliki kepentingan bisnis didalamnya dimana kedua belah pihak biasanya sudah salng mengenal dan saling mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan satu sama lain.
- E-Commerce Business To Consumen (B2C). Jenis e-commerce ini dilakukan antara pelaku bisnis dengan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produknya ke konsumen umum secara online.
- E-Commerce Consumen To Consumen (C2C). Jenis e-commerce ini dilakukan antara konsumen dengan konsumen, sebagai contoh pelanggan dari seorang produsen akan menjual kembali kepada konsumen lainnya.
- E-Commerce Consumen To Business (C2B). Jenis e-commerce ini dilakukan oleh konsumen kepada para produsen yang menjual produk ataupun jasanya, sebagai contoh konsumen akan memberitahukan secara detail produk atau jasa apa yang diinginkan melalui media internet tersebut kepada si produsen. kemudian produsen tersebut yang telah mengetahui permintaannya itu maka ia akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen lain.
E. Keuntungan Menggunakan E-Commerce
1. Bagi pengelola bisnis :
- Perusahaan dapat menjangkau pelanggan diseluruh dunia.
- Efisiensi, tanpa kesalahan dan tepat waktu.
2. Bagi konsumen :
- Harga lebih murah.
- Belanja cukup pada satu tempat.
3. Bagi manajemen :
- Peningkatan pendapatan & loyalitas pelanggan.
F. Ancaman E-commerce (Threats)
Threats merupakan kemungkinan - kemungkinan meunculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-asset yang berharga. Berikut adalah beberapa bentuk ancaman yang mungkin dapat terjadi pada e-commerce :
- System Penetration
- Authorization Violation
- Planting
- Communications Monitoring
- Communications Tampering
- Denial of service
- Repudiation
E-BUSINESS
A. Pengertian E-Business
A. Pengertian E-Business
E-Business merupakan kegiatan yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi elektronik, seperti komputer dan internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel
E-business dapat dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok :
- Customer Relationship Management (CRM). Strategi bisnis dari layanan dan software yang didesain untuk meningkatkan keuntungan, pendapatan dan kepuasan si pelanggan.
- Enterprise Resource Planning (ERP). Strategi bisnis dari sistem informasi perusahaan yang digunakan untuk melakukan koordinasi sumber daya serta informasi yang akan digunakan untuk proses berbisnis.
- Enterprise Application Programs (EAI). Strategi bisnis konsep integrasi dari proses bisnis yang memungkinkan antar perusahaan saling bertukar data.
- Supply Chain Management (SCM). Strategi manajemen rantai suplai yang secara otomatis terkomputerisasi.
Dalam kegiatan e-business ini terdapat lima kemungkinan bentuk hubungan bisnis yang berdasarkan transaksinya yaitu sebagai berikut :
- Business to Business (Perdagangan antar pelaku usaha bisnis).
- Business to Consumen (Perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen).
- Consumen to Consumen (Perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain).
- Consumen to Business (Perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan).
- Intrabusiness e-business (Perdagangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukan barang,jasa dan informasi).
B. Tahapan E-Business
Ada empat tahapan pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, dimana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke dalam e-business diantaranya adalah sebagai berikut :
- Mendayagunakan komputer.
- Mendayagunakan jaringan dan internet.
- Membangun dan mendayagunakan web.
- E – commerce.
C. Dampak Positif E-Commerce & E-Business
- Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.
- Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
- Menurunkan biaya operasional(operating cost).
- Melebarkan jangkauan (global reach).
- Meningkatkan customer loyality.
- Meningkatkan supplier management.
- Memperpendek waktu produksi.
- Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan).
- Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan.
- Pencurian informasi rahasia yang berharga.
- Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan.
- Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak.
- Kehilangan kepercayaan dari para konsumen.
- Kerugian yang tidak terduga.
Kesimpulan :
E-BUSINESS merupakan cakupan luas dari E-COMMERCE. Karena E-COMMERCE lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis melalui internet sehingga dapat dikatakan sebagai sub bagian dari E-BUSINESS. E-COMMERCE hanya mempunyai tujuan untuk menambah revenue dari perusahaan sedangkan E-BUSINESS berkaitan lebih menyeluruh terhadap proses bisnis termasuk mata rantai pendapatan, pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet bahkan kombinasi di antaranya.
Referensi :
http://www.patartambunan.com/pengertian-e-commerce-manfaat-serta-keuntungan-e-commerce/
http://ecommercelaku.blogspot.co.id/2010/07/dampak-positif-negatif-e-commerce.html
https://unindrax1eione.wordpress.com/e-commerce/definisicontoh-dan-dampak-e-commerce/
https://id.wikipedia.org/wiki/E-Business
http://octianaeni.blogspot.co.id/2013/10/definisi-e-business-dan-perbedaannya.html








0 komentar:
Posting Komentar